Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Berita: Porda XV & Peparprov III Bantaeng - Thursday, 11 September 2014 01:03
Berita: ANJANGSANA - Monday, 18 August 2014 02:07
Berita: Upacara, penandatanganan MOU & halal bil halal - Tuesday, 12 August 2014 01:57
Berita: Pembukaan pelatihan Paskibraka 2014 - Monday, 11 August 2014 02:04
Berita: Rapat Koordinasi - Thursday, 10 July 2014 03:40
Berita: Program Pemerintah - Thursday, 10 July 2014 03:34
Berita: Penutupan festifal safari ramadhan susuki fajar IX 2014 - Thursday, 10 July 2014 03:14
Berita: Sosialisasi - Thursday, 10 July 2014 02:41
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com

Dinas Pertanian & Perkebunan

Dinas Pertanian dan Perkebunan , terdiri dari :
a. Kepala Dinas : Ir. ARSIL B, MM
b. Sekretariat :
1. Sub Bagian Perencanaan;
2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian ; dan
3. Sub Bagian Keuangan.
c. Bidang Tanaman Pangan :
1. Seksi Pembenihan Tanaman Pangan;
2. Seksi Produksi Tanaman Pangan; dan
3. Seksi Konservasi dan Perlindungan Tanaman Pangan.
d. Bidang Holtikultura:
1. Seksi Pembenihan Holtikultura;
2. Seksi Produksi Holtikultura; dan
3. Seksi Konservasi dan Perlindungan Tanaman Holtikultura.
e. Bidang Perkebunan:
1. Seksi Pembenihan Perkebunan; dan
2. Seksi Produksi Perkebunan;
3. Seksi Konservasi dan Perlindungan Tanaman Perkebunan.
f. Bidang Bina Usaha dan Penyuluhan;
1. Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil;
2. Seksi Permodalan dan Pemasaran Pengembangan Usaha; dan
3. Seksi Kelembagaan dan Tata Penyuluh.
g. Kelompok Jabatan Penyuluh; dan
h. UPTD.

 

PERENCANAAN STRATEGIS

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang mempunyai Rencana Strategis yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun, yaitu untuk dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada atau mungkin timbul. Rencana Strategis Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang yang mencakup visi, misi, tujuan, sasaran, serta cara pencapaian tujuan dan sasaran. Selanjutnya, sasaran yang ingin dicapai dan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam tiap tahunnya tertuang dalam Formulir Rencana Kinerja Tahunan yang merupakan lampiran dari Laporan Akuntabilitas Kinerja Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang tahun 2010 ini.

1. Rencana Strategis

Rencana Strategis Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang disusun sebagai alat kendali dan tolok ukur bagi manajemen dalam penyelenggaraan pembangunan 5 (lima) tahun dan tahunan serta untuk penilaian keberhasilan .
Di samping itu, Renstra yang disusun juga ditujukan untuk memacu penyelenggaraan pembangunan agar lebih terarah dan menjamin tercapainya sasaran strategis pembangunan 5 (lima) tahun mendatang.
Renstra sebagai alat bagi manajemen, memastikan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan telah selaras dengan upaya pencapaian visi, misi dan tujuan/sasaran strategis. Dalam dokumen Renstra Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Enrekang secara formal didefinisikan pernyataan visi, misi, tujuan/sasaran strategis serta strategi pencapaiannya (kebijakan dan program).

1) VISI

Visi merupakan pandangan jauh ke depan, ke mana dan bagaimana instansi pemerintah harus dibawa dan berkarya agar konsisten dan dapat eksis, antisipatif, inovatif serta produktif. Visi tidak lain adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh instansi pemerintah. Dengan mengacu pada batasan tersebut, visi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang dijabarkan sebagai berikut:

“Mewujudkan Pertanian Tangguh, Berwawasan Agribisnis, Ramah Lingkungan, dan Religius Pada Tahun 2013”

2) MISI

Untuk memenuhi visi tersebut, dicanangkan misi. Misi adalah suatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi (Instansi Pemerintah) agar tujuan organisasi dapat tercapai dan berhasil dengan baik.
Dalam rangka mewujudkan visi pembangunan pertanian dan Perkebunan tersebut, maka perlu dirumuskan misi yang dapat menggerakan dan mewujudkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai melalui berbagai upaya dalam pelaksanaannya. Untuk itu disusunlah Misi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Enrekang sebagai berikut :

­  – Pemberdayaan instansi pertanian dan kelembagaan
- ­ Mengembangkan komoditas unggulan berorientasi agribisnis
­  – Meningkatkan sarana dan prasarana pertanian
­  – Pengelolaan sumberdaya pertanian dengan tekhnologi tepat guna, berkelanjutan dan ramah lingkungan.

B. TUJUAN/SASARAN

1) TUJUAN

Sesuai dengan tuntutan dan perkembangan perekonomian dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, maka diperlukan manajemen pembangunan pertanian dan Perkebunan yang modern dan meningkatkan keberpihakan kepada petani yang tinggi dalam memanfaatkan peluang-peluang yang ada dengan menetapkan Visi dan Misi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang, maka tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

- Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pertanian
- Meningkatkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat
- Meningkatkan mutu dan jumlah produksi yang berdaya saing pada pasar regional maupun pasar global
- Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian
- Mengembangkan sentra-sentra komoditas andalan / unggulan
- Meningkatkan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat

2) SASARAN

Setelah penetapan Visi, Misi dan Tujuan Dinas Pertanian dan Perkebunan dalam mengembangkan pembangunan di sektor Pertanian dan Perkebunan, maka sasaran yang dicapai adalah sebagai berikut :

- Meningkatnya kualitas sumber daya manusia pertanian
- Meningkatnya lapangan kerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat
- Meningkatnya mutu dan produksi yang berdaya saing di pasar regional dan pasar global
- Meningkatnya sarana dan prasarana pertanian
- Meningkatnya ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat
- Berkembangnya sentra-sentra komoditas unggulan
- Meningkatnya pendapatan petani dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari dan revolping dan retribusi dan hasil-hasil pertanian

C. KEBIJAKAN

Kebijakan Dinas Pertanian dan Perkebunan adalah suatu upaya untuk mendukung terwujudnya kebijakan pemerintah Kabupaten Enrekang dalam rencana pembangunan jangka menegah daerah (RPJMD) tahun 2009-2013.
Terdapat 5 (lima) agenda pembangunan dalam pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Enrekang yang dituangkan dalam RPJMD 2009-2013, yaitu :

1. Agenda penguatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing kuat;
2. Agenda optimalisasi keunggulan komoditas dan produktifitas berdaya saing tinggi berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan
3. Agenda penguatan sarana prasarana untuk meningkatkan pelayanan publik, serta kelancaran mobilisasi sosial dan ekonomi antar desa/wilayah;
4. Agenda pengembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelayanan publik;
5. Agenda pengembangan perekonomian berbasis masyarakat secara merata dan berkeadilan;

Sesuai Visi dan Misi serta tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang, dari 5 (lima) agenda di atas, Dinas Pertanian dan Perkebunan berupaya untuk mendukung pembangunan daerah melalui agenda 2,3 dan 4.

PROGRAM

Dengan tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 dan kebijakan Pemerintah Daerah dimana pembangunan diprioritaskan pada :

a. Agenda optimalisasi keunggulan komoditas dan produktifitas berdaya saing tinggi berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan
b. Agenda penguatan sarana prasarana untuk meningkatkan pelayanan publik, serta kelancaran mobilisasi sosial dan ekonomi antar desa/wilayah;
c. Agenda pengembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelayanan publik;

Maka program pembangunan pertanian dan perkebunan Tahun Anggaran 2010 ini diarahkan pada :

1. Program pengembangan informasi data
2. Program perencanaan pembangunan daerah
3. Program pelayanan administrasi perkantoran
4. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur
5. Program peningkatan disiplin aparatur
6. Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur
7. Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja
8. Program singkronisasi perencanaan dan penganggaran SKPD
9. Program peningkatan kesejahteraan petani
10. Program peningkatan ketahanan pangan
11. Program peningkatan pemasaran hasil produksi
12. Program peningkatan penerapan teknologi pertanian / perkebunan
13. Program peningkatan produksi pertanian /perkebunan
14. Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan
15. Program Pengembangan Agribisnis, Peningkatan Ketahanan Pengan, Peningkatan Kesejahteraan Petani (DITJEN TP) (APBN)
16. Program Peningkatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani (APBN)
17. Program Pengembangan Agribisnis, Peningkatan Ketahanan Pengan, Peningkatan Kesejahteraan Petani (DITJENBUN) (APBN)
18. GERNAS KAKAO (APBN)

KEGIATAN

1. Monitoring dan evaluasi program/kegiatan
2. Penyusunan dan pengumpulan data/informasi
3. Penyediaan jasa komonikasi, sumberdaya air dan listrik
4. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik
5. Penyediaan Bahan Bacan dan Peraturan Perundang-undangan
6. Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor
7. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan
8. Rapat-rapat koordinasi & konsultasi keluar daerah
9. Pelaksanaan pelelangan / pengadaan barang dan jasa
10. Koordinasi, konsolidasi dalam daerah dan peninjauan lapangan
11. Pengelolaan administrasi keuangan dan perkantoran
12. Penyediaan peralatan kebersihan dan perlengkapan dapur kantor
13. Pengadaan kendaraan dinas operasional
14. Pengadaan perlengkapan gedung kantor
15. Pemeliharaan Rutin/berkala kendaraan dinas
16. Pemeliharaan rutin berkala peralatan gedung kantor
17. Penialaian angka kredit tenaga fungsional
18. Diklat teknis tugas dan fungsi bagi PNS
19. Penyusunan laporan catatan kinerja & ikhtisar realisasi kinerja SKPD
20. Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun
21. Penyusunan rencana kerja SKPD
22. Penyusunan RKA-SKPD
23. Penyusunan DPA-SKPD
24. Penyuluhan dan pendampingan petani pelaku agribisnis
25. Pertemuan musyawarah/temu teknis penyuluh pertanian
26. Peningkatan fungsi dan kinerja lembaga tani
27. Penanganan pasca panen dan pengolahan hasil pertanian
28. Peningkatan produksi,produktifitas & mutu produksi pertanian produk perkebunan
29. Pendampingan tugas pembantuan GERNAS
30. Pendamping WISMP
31. Penyediaan sarana pengelolaan hasil pertanian
32. Penyediaan sarana prasarana perdesaan (DAK+DAU)
33. Promosi hasil produksi pertanian / perkebunan
34. Operasional sub terminal agribisnis

35. Penelitian dan pengembangan teknologi pertanian
36. Penataan kebun induk kopi arabika tipika
37. Penyediaan sarana produksi pertanian (DAK+DAU)
38. Sertifikasi bibit unggul pertanian/perkebunan
39. Peningkatan OPT dan SLPT
40. Pembinaan pertanian organik
41. Pengembangan produktivitas komoditas unggulan pertanian
42. Pengembangan bibit komoditi unggulan pertanian/perkebunan
43. Penyediaan sarana penunjang produksi pertanian/perkebunan (DAK+DAU)
44. Penyediaan sarana jalan produksi komoditas pertanian/perkebunan (Dak+DAU)
45. Penyusunan programa penyuluh pertanian
46. Pengembangan agribisnis (APBN-TP)
47. Peningkatan ketahanan pangan (APBN-TP)
48. Peningkatan kesejahteraan petani (APBN-TP)
49. Penyediaan infrastruktur pertanian (APBN)
50. WISMP (APBN)
51. Peningkatan kesejahteraan petani (APBN)
52. Pengembangan agribisnis (DITJENBUN)
53. Peningkatan ketahanan pangan (DITJENBUN)
54. Peningkatan kesejahteraan petani (DITJENBUN)
55. GERNAS Kakako (APBN)

Link Indonesia

PRESIDEN SBY

INDONESIA

MPR

DPR

KPK

DEPDAGRI

DEPKOMINFO

Jumlah Pengunjung